Menhut: Minyak Nyamplung Sumber Energi Masa Depan

PURWOREJO, KOMPAS.com – Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan mengatakan, bahan bakar minyak (BBM) yang terbuat dari buah nyamplung merupakan sumber energi masa depan yang tepat karena ramah lingkungan.

“Ke depan bahan bakar dari minyak nyamplung paling tepat karena energi fosil terbatas dan merusak lingkungan,” katanya usai meresmikan demonstrasi plot (demplot) desa mandiri energi di Desa Patutrejo, Kecamatan Grabag, Purworejo, Minggu.

Pada kesempatan tersebut Menhut meresmikan tiga desa mandiri energi di Kabupaten Purworejo dan Kebumen di Jawa Tengah serta Kabupaten Banyuwangi di Jawa Timur.

Selain itu, katanya, minyak nyamplung tidak mengganggu kebutuhan pangan karena memang tidak bisa dikonsumsi, lain dengan minyak dari kelapa sawit atau kedelai yang dibutuhkan untuk bahan pangan.

“Kalau kelapa sawit dan kedelai untuk diolah menjadi bahan bakar minyak saya tidak setuju karena merupakan bahan pangan, sedangkan nyamplung khusus untuk diambil minyaknya,” katanya.

Ia mengatakan, untuk sementara budidaya nyamplung terpusat di tiga daerah. Sementara terbatas dulu karena masih tahap awal, nanti kalau benar-benar bagus hasilnya akan dikembangkan lebih lanjut.

“Nanti kalau betul-betul bagus, harga minyak stabil karena terkait dengan harga BBM. Kalau BBM murah maka harga nyamplung juga murah dan petani tidak mendapat harga bagus,” katanya.

Menurut dia, kalau harga minyak di atas 80 ribu dolar per barel maka minyak nyamplung sangat menjanjikan. Ia berharap, jika harga minyak belum tinggi agar pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi dan Dinas Kehutanan dapat menanggulangi dulu dengan membeli nyamplung tersebut.Pemerintah harus bertanggung jawab untuk membelinya jika harga nyamplung belum baik.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dalam sambutannya mengatakan, kawasan pantai Jawa Tengah bagian selatan yakni Purworejo hingga Cilacap sangat berpotensi untuk pengembangan budidaya nyamplung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: