Harga Saham BTN Rp 800 per Lembar

JAKARTA, KOMPAS.com- Rapat Kementrian BUMN, manajemen Bank Tabungan Negara (BTN),dan penjamin pelaksana emisi, PT Mandiri Sekuritas dan PT CIMB Securities Indonesia menetapkan harga penawaran perdana saham BTN sebesar Rp 800 per lembar.

Harga per saham BTN telah ditetapkan sebesar Rp 800 per saham. Jumlah saham yang akan dikeluarkan adalah sebesar 2,36 miliar saham. Rencananya, perolehan dana hasil IPO ini akan kami pergunakan untuk memperkuat m odal sehingga kami dapat memperluas ekspansi kredit kedepannya, dengan demikian diharapkan dapat berimbas positif terhadap kenaikan laba bersih Perseroan ujar Wakil Direktur Utama BTN Evi Firmansyah Jumat (4/12) di Jakarta.

Pelepasan sebesar 2,36 miliar saham setara dengan 27,08 persen saham, dengan rincian 24,48 persen akan diperuntukan untuk publik dan sisanya sebesar 2,60 persen dialokasikan untuk program MSOP. Dari proporsi keseluruhan jumlah saham yang ditawarkan, sebesar 60 persen pembeli merupakan investor lokal dan sisanya adalah asing.

Dana publik yang terserap diharapkan dapat meningkatkan rasio kecukupan modal Perseroan menjadi 27 persen dari yang sebelumnya sebesar 15,04 persen. Perseroan akan mengalami pertambahan modal menjadi sebesar Rp 5 trili un dari sebelumnya Rp 3,4 triliun sehingga bisa membuat laverage penyaluran kredit Perseroan menjadi sebesar Rp 60 tr iliun, ungkap Evi Firmansyah.

Sebelum penetapan harga, BTN telah melakukan rangkaian roadshow di beberapa kota besar di tanah air seperti Jakarta, Medan, Palembang, Makassar, Semarang dan Surabaya, juga ke beberapa kota-kota besar dunia seper ti Singapore, Kuala Lumpur, Hong Kong, Frankfurt, Amsterdam, London dan Edinburgh.

Dalam 3 tahun terakhir, posisi kredit BTN mengalami pertumbuhan rata-rata (CAGR) sebesar 33,1 persen . Sepanjang tahun 2009 hingga bulan September, BTN telah berhasil menyalurkan kredit baru sebesar Rp 10,21 triliun dengan komposisi kredit perumahan sebesar 66,09 persen dan kredit non perumahan sebesar 33,01 persen.

Posisi kredit per September 2009 mencapai Rp 36,32 tirliun atau tumbuh sebesar 26,75 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Total asset perseroan per September 2009 sebesar Rp 51,50 triliun atau tumbuh sebesar 20,24 persen dibandingkan posisi September 2008 yang sebesar Rp 42,80 triliun.

Loan to Deposit Ratio (LDR) BTN per September 2009 sebesar 113,08 persen. Adapun Non Performing Loan (NPL) gross sebesar 4,03 persen.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: