Analisis Teori Michael Porter pada Bank Mandiri Syariah

Analisis perbankan merupakan kombinasi antara ekonomi perbankan dan strategi. Diawali dengan adanya tambahan atas teori organisasi perbankan  yang menyatakan bahwa struktur perbankan tidak hanya terbatas pada ukuran besarnya perbankan, tetapi juga ditentukan dengan mobilitas hambatan masuk ke dalam perbankan. Selanjutnya berkembang teori struktur perbankan yang berdasarkan pada premis bahwa perbedaan tingkat keuntungan perbankan merupakan fungsi kekuatan pasar yang didorong oleh struktur perbankan di Indonesia.
Porter menyatakan bahwa kelima kekuatan bersaing tersebut dapat mengembangkan strategi persaingan dengan mempengaruhi atau mengubah kekuatan tersebut agar dapat memberikan situasi yang menguntungkan bagi perusahaan. Ruang lingkup kelima kekuatan bersaing tersebut, antara lain:
1. Ancaman pendatang baru, yang dapat ditentukan dengan hambatan masuk ke dalam industri, antara lain, hambatan harga, respon incumbent, biaya yang tinggi, pengalaman incumbent dalam industri, keunggulan biaya, differensiasi produk, akses distribusi, kebijakan pemerintah dan switching cost.
2. Kekuatan tawar-menawar pemasok, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain tingkat konsentrasi pasar, diversifikasi, switching cost, organisasi pemasok dan pemerintah.
3. Kekuatan tawar-menawar pembeli, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain differensiasi, konsentrasi, kepentingan pembeli, tingkat pendapatan, pilihan kualitas produk, akses informasi, dan switching cost.
4. Ancaman produk subtitusi, yang ditentukan oleh harga produk subtitusi, switching cost, dan kualitas produk.
5. Persaingan di dalam industri, yang ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu pertumbuhan pasar, struktur biaya, hambatan keluar industri, switching cost, pengalaman dalam industri, dan perbedaan strategi yang diterapkan.

Analis Teori Michael Porter pada Bank Mandiri Syariah :

1) Pendatang Baru

Kebijakan Bank Indonesia terbaru belum akan memicu bank konvensional melepas unit usaha syariah menjadi bank umum syariah tersendiri.

Strategi manajemen perusahaan :

  • Mempertahankan ciri khas produk dengan berbasis ekonomi perbankan syariah.
  • Melakukan strategi promosi yang lebih gencar disemua media untuk meningkatkan pangsa pasar
  • Mengembangkan variasi produk dengan cara benchmarking.

2) Produk Pengganti

  • Produk pengganti pada bank konvensional cenderung lebih memberikan keuntungan pada pihak bank namun pada bank syariah mandiri memikirkan keuntungan kedua belah pihak. •
  • Banyaknya produk yang sejenis yang menawarkan banyak keunggulan,misalnya dengan penawaran hadiah yang lebih menarik.

Strategi manajemen perusahaan :

• Menjalin kerjasama dengan bank-bank lain baik itu konvensional maupun syari’ah untuk pengembangan ATM link.

• Meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang berkompeten di bidang ekonomi perbankan syariah.

• Meningkatkan kualitas dan frekuensi pelatihan BSM (Training Centre BSM) sehingga dapat memenuhi

3) Nasabah

  • Masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama islam (80% dari 250 juta) merupakan pasar potensial yang sangat besar.
  • Nasabah tidak lagi melihat bank syariah sebagai bank yang dikhususkan untuk orang islam.
  • Banyaknya pilihan produk dari perbankan lain menimbulkan kekuatan nasabah untuk memilih.

Strategi manajemen perusahaan :

• Melakukan sosialisasi di berbagai media tentang prinsip perbankan mandiri syariah sehingga dapat menarik nasabah sebanyak-banyaknya tidak hanya dikalangan umat islam saja

• Menigkatkan fasilitas-fasilitas yang berbasis teknologi sehingga dapat memudahkan akses bagi nasabah.

• Membentuk tim customer Care untuk mengembangkan performansi bank syariah

• Meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah dengan menyuguhkan pelayanan yang profesional oleh tenaga-tenaga yang profesional pula.

4) Pesaing

  • Bank yang bergerak dengan konsep syariah saat ini masih sedikit sehingga persaingan belum ketat.
  • Pesaing dalam negri yang terdiri dari bank-bank konvensional dan bank syariah yang lain.

Strategi manajeman perusahaan :
• Menambah kantor cabang mandiri syariah di povinsi-provinsi yang berpotensial.
• Mempertahankan dan meningkatkan variasi produk dengan penerapan teknologi-teknologi terbaru.
• Memperkuat image di masyarakat dengan menekankan prinsip ekonomi syariah.
• Mempertahankan dan meningkatkan performansi keuangan untuk mendukung pertumbuhan bank di masa yang akan datang.

• Mempertahankan performansi keuangan untuk dapat memenagkan persaingan.

5) Pemasok

Karena perusahaan ini bukan termasuk perusahaan industri, melainkan perbankan maka tidak ada kaitannya dalam hal kekuatan tawar menawar pemasok.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: